Analisis Perubahan Tutupan Lahan Kawasan Hutan Menggunakan Google Earth Engine Dengan Metode Random Forest
DOI:
https://doi.org/10.58436/ijir.v6i1.2280Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan tutupan lahan atau ketidak sesuaian tutupan lahan yang terjadi di lokasi studi, yaitu kawasan hutan di kaki Gunung Slamet, yang masuk wilayah Kabupaten Brebes . Data yang digunakan berupa citra satelit Sentinel-2 yang diproses menggunakan platform Google Earth Engine (GEE). Metode klasifikasi yang diterapkan adalah Random Forest, dengan empat kelas tutupan lahan: perairan, hutan, pertanian dan lahan terbuka, serta permukiman. Titik sampel dikumpulkan untuk masing-masing kelas dan dibagi menjadi 80% data latih dan 20% data uji. Hasil evaluasi menggunakan Confusion Matrix menunjukkan akurasi klasifikasi sebesar 92,31% dan nilai Kappa sebesar 87,13%, yang mengindikasikan performa model yang sangat baik. Peta hasil klasifikasi kemudian dioverlay dengan peta kawasan hutan, yang mencakup Hutan Lindung, Hutan Produksi Terbatas, Hutan Produksi dan Cagar Alam. Analisis menunjukkan bahwa terjadi perubahan atau ketidaksesuaian tutupan lahan pada kawasan hutan seluas 5.031,98 hektar, atau sekitar 44,79% kawasan yang sudah tidak lagi menunjukkan karakteristik vegetasi khas hutan.
Published
Versions
- 2025-08-11 (3)
- 2025-08-11 (2)
- 2025-08-11 (1)

.jpg)