ANALISIS PERAN CONTENT SUPPLIER PADA MANAJEMEN PRODUKSI PROGRAM SECRET STORY TRANS7 EPISODE “MENGUJI NYALI EKSOTISME CURUG PUTRI SIRAMPOG”
Keywords:
konten suplier, manajemen produksi, televisiAbstract
Manajemen produksi program televisi menentukan keberhasilan dalam berjalannya tayangan stasiun televisi. Penelitian ini dituju untuk mengetahui Peran Content Supplier pada manajemen produksi program televisi Secret Story pada Episode "Menguji Nyali Eksotisme Curug Putri Sirampog", Content Supplier dapat diartikan sebagai pihak kedua dalam manajemen produksi program pada televisi. Penelitian ini dituju untuk mengetahui Peran Content Supplier dalam Manajemen Produksi Program Stasiun Televisi Secret Story Trans7 episode "Menguji Nyali Eksotisme Curug Putri Sirampog” menggunakan konsep produksi program televisi Fred Wibowo dan didukung menggunakan "teori POAC (Planning, Organizing, Actuating, dan controlling)", metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan paradigma konstruktivisme. Munculnya profesi baru Content Supplier ini orang-orang yang tidak terlibat dalam manajemen televisi dapat bekerja dan berkarya yang dimana hasilnya akan ditayangkan pada stasiun televisi. Tahapan praproduksi Fadli Nizami sebagai Content Supplier sudah melaksanakan secara baik dan benar dengan melakukan riset mendalam terkait pembahasan apa yang akan ditayangkan dan memvalidasi berulang kali dengan apa yang ditemukan dilokasi. Fadli Nizami sebagai Content Supplier dan timnya telah selesai melakukan proses pelaksanaan shooting dengan benar namun kurang baik. tahapan paskaproduksi sendiri dilakukan oleh pihak pertama yaitu Trans7.