Sensory Marketing: Mengungkap Pengaruh Elemen-Elemen Sensual dalam Komunikasi Pemasaran terhadap Pengalaman Konsumen
Abstract
Penelitian ini menginvestigasi pengaruh elemen-elemen sensual dalam komunikasi pemasaran terhadap pengalaman konsumen, dengan fokus pada peran rangsangan inderawi seperti visual, suara, aroma, rasa, dan sentuhan dalam membentuk persepsi merek serta memengaruhi keputusan pembelian. Dalam dunia pemasaran yang semakin jenuh dan penuh persaingan, merek tidak hanya dituntut untuk menawarkan produk berkualitas, tetapi juga untuk menciptakan pengalaman yang lebih emosional dan mendalam bagi konsumen. Konsep komunikasi pemasaran sensual, yang memanfaatkan berbagai elemen sensorik, bertujuan untuk mengubah interaksi transaksional menjadi hubungan yang lebih personal dan mendalam antara konsumen dan merek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kasus pada merek-merek besar seperti Apple, Starbucks, dan Nike yang dikenal menerapkan elemen-elemen sensorik dalam strategi pemasaran mereka. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi lapangan untuk memahami bagaimana elemen-elemen sensual diterapkan dan bagaimana pengaruhnya terhadap loyalitas merek serta keputusan pembelian konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan elemen-elemen sensual secara signifikan memengaruhi pengalaman konsumen, meningkatkan keterlibatan emosional, memperkuat hubungan konsumen dengan merek, serta mendorong keputusan pembelian yang lebih positif. Temuan ini memberikan wawasan praktis bagi pemasar untuk mengoptimalkan penggunaan elemen-elemen sensorik dalam menciptakan pengalaman yang holistik dan berkesan, yang pada gilirannya dapat meningkatkan loyalitas dan kepuasan konsumen secara berkelanjutan.