ANALISIS KELAYAKAN USAHA TANI CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) DI KECAMATAN BUMIAYU, KABUPATEN BREBES

FEASIBILITY ANALYSIS OF CAYENNE PEPPER (Capsicum Frutescens L.) FARMING IN BUMIAYU DISTRICT, BREBES REGENCY

Penulis

  • Restu Agus Prayitno Program Studi Agribisnis, FST, Universitas Peradaban
  • Ivan Akmal Program Studi Agribisnis, FST, Universitas Peradaban
  • Wahyu Febriyono Program Studi Agribisnis, FST, Universitas Peradaban

Abstrak

Cabai merupakan komoditas sayuran penting dengan permintaan tinggi di Indonesia. Salah Kecamatan di Kabupaten Brebes yang menjadi titik perhatian peneliti yaitu Kecamatan Bumiayu, karena kecamatan tersebut memiliki potensi yang cukup dalam hal produksi tanaman cabai. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kondisi usaha tani cabai rawit serta menganalisis pendapatan dan kelayakannya di Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive dengan metode sensus terhadap 10 petani cabai rawit. Analisis yang digunakan meliputi biaya, penerimaan, pendapatan, R/C ratio, dan Break Even Point (BEP). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pendapatan petani sebesar Rp91.690.141/MT/Ha dengan nilai R/C ratio 2,75, BEP produksi 951 kg/ha, BEP harga Rp3.400/kg, dan BEP penerimaan Rp12.088.161/ha. Dengan demikian, usaha tani cabai rawit di Kecamatan Bumiayu dinyatakan layak untuk diusahakan.
Kata kunci: analisis usaha tani, cabai rawit, Break Even Point (BEP), R/C Rasio

Diterbitkan

2025-12-31