NILAI TUKAR PETANI PADI DI KECAMATAN CILONGOK, KABUPATEN BANYUMAS

  • Ratna Satriani Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman
  • Budi Dharmawan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman
  • Endang Sriningsing Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman
  • Irene Kartika Eka Wijayanti Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman
Keywords: Padi, Nilai Tukar Petani, Kesejahteraan

Abstract

Kelangsungan usahatani padi sangat ditentukan oleh kesejahteraan yang dirasakan petani. Terdapat beberapa pendekatan dalam menghitung tingkat kesejahteraan petani yaitu, Nilai Tukar Petani (NTP) dan Pendapatan Domestik Bruto (PDB) pertanian per kapita dan prevalensi kemiskinan petani. NTP petani padi di Kabupaten Banyumas dari tahun ke tahun mengalami kenaikan dengan nilai yang kecil dan indeks pembangunan manusia tahun 2019 yang diwakili oleh indikator pengeluaran per kapita yang disesuaikan adalah Rp11.703.000,00 per kapita per tahun, namun apakah hal ini dinikmati oleh petani gurem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa biaya, penerimaan dan pendapatan usahatani padi serta nilai tukar petani. Responden dalam penelitian ini adalah petani padi di Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari – Maret 2021. Analisa data yang digunakan adalah analisan biaya, penerimaan dan pendapatan dan kesejahteraan petani dengan indikator Nilai Tukar Petani (NTP). Produk panen yang dijual petani sebesar 44,44%. Total pendapatan petani dalam satu kali masa tanam (4 bulan) sebesar Rp. 13.168.857,82. Nilai Tukar Petani Padi di Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas sebesar 99,84%.

Published
2022-01-31