PENGARUH APLIKASI PEMBERIAN PUPUK NPK TERHADAP PRODUKSI DAN PERKEMBANGAN PENYAKIT LAYU FUSARIUM (Fusarium oxysporum) PADA TANAMAN MELON (Cucumis melo L.) DI RUMAH KACA

  • Siti Mudmainah Dosen Program Studi Agribisnis, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Peradaban
  • Khusnul Khatimah Dosen Program Studi Agribisnis, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Peradaban
Keywords: Melon, NPK, Dosis, Layu Fusarium

Abstract

Penelitian ini bertujuan agar mengetahui 1) Mengetahui pengaruh dosis NPK terhadap produksi melon dirumah kaca, 2) Dampak interaksi penambahan NPK terhadap perkembangan penyakit. Penelitian ini dilaksanakan pada Green house Universitas Peradaban Kec. Paguyangan, Kabupaten Brebes menggunakan ketinggian lokasi 690 meter diatas permukaan laut (mdpl), penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2021 hingga bulan januari 2022. Pada peneltian ini menggunakan varietas Mutiara,  Percobaan disusun menurut uji t berpasangan dengan 3 perlakuan dosis pupuk NPK yaitu 100 g (kontrol),200 g, dan 300 gr masing-masing perlakuan terdiri dari 30 tanaman, variabel  pengamatan mencakup bobot buah, lingkar buah, tebal daging buah, panjang buah, lebar buah, dan intensitas penyakit. Hasil penelitian mengambarkan penambahan NPK 200 g berpengaruh terhadap kontrol  pada bobot buah, lingkar buah, tebal daging , panjang buah, lebar buah. Dosis pemupukan NPK terbaik pada varietas mutiara adalah pemberian dosis NPK 100 gr , peningkatan dosis menyebabkan menurunnya kualitas buah, seperti bobot buah, lingkar buah, panjang buah , lebar buah dan tebal daging buah. Intensitas Penyakit layu fusarium menunjukkan tidak berbeda nyata pada semua taraf perlakuan dosis pupuk NPK hal tersebut diduga pengaplikasian pupuk sebelum tanam tidak cukup effektif mempengaruhi patogenisitas P. Oxysporum f.Sp. melonis.

Published
2022-01-31