TRANSFORMASI PENDIDIKAN PADA ERA DIGITAL: LITERASI BERBASIS SASTRA DIGITAL SEBAGAI UPAYA PENGUATAN KARAKTER PESERTA DIDIK
Kata Kunci:
transformasi pendidikan, literasi digital, sastra digitalAbstrak
Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, terutama pada cara peserta didik mengakses, memahami, dan mengonstruksi pengetahuan. Namun, transformasi ini juga menimbulkan permasalahan baru, seperti menurunnya minat baca sastra konvensional, lemahnya empati sosial, serta degradasi karakter akibat konsumsi media digital yang tidak terarah. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana literasi berbasis sastra digital dapat menjadi strategi efektif dalam memperkuat karakter peserta didik di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif, yang melibatkan analisis terhadap berbagai sumber literatur seperti jurnal ilmiah, laporan penelitian, dan praktik pembelajaran literasi digital berbasis karya sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi sastra digital—seperti puisi interaktif, cerpen digital, dan drama virtual—mampu menumbuhkan kepekaan moral, empati, dan tanggung jawab sosial melalui pengalaman estetis dan reflektif yang tetap relevan dengan dunia digital peserta didik. Selain itu, penggunaan platform digital sebagai media apresiasi dan produksi karya sastra dapat memperkuat keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif. Dengan demikian, literasi berbasis sastra digital tidak hanya menjadi sarana adaptasi terhadap transformasi pendidikan di era digital, tetapi juga berfungsi sebagai instrumen penguatan karakter yang berakar pada nilai-nilai kemanusiaan.