PENDIDIKAN MULTIKULTURAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL MELALUI TARI RONGGENG WARAK SEBAGAI WARISAN BUDAYA BANGSA
DOI:
https://doi.org/10.58436/jdpgsd.v15i1.2267Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji secara lebih mendalam mengenai pendidikan multikultural yang berbasis pada kearifan lokal, dengan fokus khusus pada seni tari daerah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan studi pustaka (library research). Data yang dikumpulkan berasal dari berbagai jurnal dan buku yang relevan dengan tema kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan budaya lokal dapat dijadikan sebagai salah satu sumber pembelajaran multikultural yang efektif bagi peserta didik. Pemanfaatan budaya lokal sebagai sumber belajar tidak hanya berfungsi untuk mencapai tujuan pendidikan multikultural, tetapi juga berperan penting dalam upaya pelestarian dan pengembangan budaya agar tidak hilang ditelan zaman. Salah satu contoh penerapan kearifan lokal sebagai media pembelajaran multikultural adalah melalui Tari Ronggeng Warak. Upaya pelestarian Tari Ronggeng Warak oleh pemerintah Semarang patut dijadikan teladan bagi daerah lain, karena selain mendukung implementasi kurikulum yang berlaku, hal ini juga menjadi wahana pengembangan diri sekaligus pelestarian warisan budaya bangsa.
Kata kunci: budaya bangsa, kearifan lokal, multikultural, tari ronggeng warak


