Peningkatan Aktivitas dan Kemampuan Membaca Huruf Jawa melalui Metode Talking Stick pada Peserta Didik Kelas VIII G SMP Negeri 2 Warureja Semester I Tahun Pelajaran 2019/2020

  • Susy Yuanike
Keywords: Aktivitas Belajar, Hasil Belajar, Metode Talking Stick

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Apakah pembelajaran dengan metode talking stick dapat meningkatkan aktivitas belajar membaca huruf jawa pada peserta didik kelas VIII GĀ  di SMP Negeri 2 Warureja semester 1 tahun pelajaran 2019/2020? 2) Apakah pembelajaran dengan talking stick dapat meningkatkan kemampuan membaca huruf jawa pada peserta didik kelas VIII G di SMP Negeri 2 Warureja semester 1 tahun pelajaran 2019/2020? 3) Seberapa besar peningkatan aktivitas dan kemampuan membaca huruf jawa pada peserta didik kelas VIII G di SMP Negeri 2 Warureja semester 1 tahun pelajaran 2019/2020 dengan digunakannya metode talking stick?. Objek tindakan dalam penelitian ini adalah penerapan metode talking stick untuk meningkatkan aktivitas dan kemampuan membaca huruf jawa pada peserta didik kelas VIII G SMP Negeri 2 Warureja tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus dengan subjek peserta didik kelas VIII G dengan jumlah peserta didik 30 yang terdiri dari 14 laki-laki dan 16 perempuan dengan jumlah masing-masing siklus dilaksanakan melalui 4 tahapan yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Simpulan dari hasil penelitian tindakan kelas yang telah dilaksanakan tentang peningkatan aktivitas dan kemampuan membaca huruf jawa peserta didik melalui metode talking stick adalah sebagai berikut: 1) Pembelajaran dengan metode talking stick dapat meningkatkan aktivitas belajar membaca huruf jawa. 2) Pembelajaran dengan metode talking stick dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik yang berupa kemampuan membaca huruf jawa. 3) Besarnya peningkatan aktivitas dan kemampuan membaca huruf jawa dengan digunakannya metode talking stick yaitu aktivitas belajar peserta didik rata-rata pada siklus 1 sebesar 52% dengan kategori kurang aktif meningkat menjadi 63,67% dengan kategori aktif pada siklus 2 atau ada peningkatan sebesar 11,67%, sedangkan nilai rata-rata kemampuan membaca huruf jawa pada siklus 1 sebesar 67,33% meningkat menjadi 84,67% pada siklus 2 atau meningkat sebesar 17,34% kemudian ketuntasan pada siklus 1 sebesar 43,33% meningkat menjadi 83,33% atau meningkat 40%. Berdasarkan kesimpulan maka disarankan kepada sesama teman-teman guru supaya senantiasa menerapkan metodeĀ  pembelajaran yang variatif seperti menggunakan metode talking stick yang dapat menjadi salah satu alternatif metode pembelajaran dan untuk selalu berupaya merancang dan menerapkan pembelajaran yang memacu peserta didik untuk aktif.

Published
2020-10-01