Studi Perbandingan Strategi Penghidupan SME di Negara-Negara Berkembang Asia-Afrika (Studi Kasus Pedagang Kaki Lima di Yogya, Hanoi, Mindanau, Kigali, dan Johannesburg).

  • M Fathoni
  • Adiba Ibrahim
Keywords: Strategi penghidupan, SME's, Asia-Afrika, kesejahteraan

Abstract

Ada beragam cara yang dilakukan pelaku umkm (SME's) untuk bertahan hidup di tengah di kerasnya persaingan usaha dengan pedagang besar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan strategi yang dilakukan pelaku UMKM, khususnya pedagang kaki lima di sejumlah kota di negara-negara berkembang di Asia-Afrika. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui wawancara mendalam kepada pedagang kaki lima di Yogya dan studi pustaka guna memahami strategi penghidupan yang dilakukan pedagang kaki lima di sejumlah negara berkembang di kawasan Asia-Afrika. Temuan penelitian ini adalah pedagang kaki lima di kawasan malioboro menerapkan strategi penghidupan dalam bentuk mendiversifikasi aktifitas usahanya. Strategi berbeda diterapkan pedagang kaki lima di Hanoi dan Mindanao yang menerapkan pemberian gratifikasi kepada aparat setempat sebagai cara 'legalisasi' agar tetap berjualan sedangkan pedagang kaki lima di Kigali dan Johanesburg cenderung memilih strategi berpindah-pindah lokasi. Temuan yang menarik dari penelitian ini adalah keberpihakan sultan Hamengku Buwono kepada pedagang kaki lima di Malioboro menjadi aspek terpenting yang memberi jaminan kepada para pedagang kaki lima di kawasan tersebut sejak awal kemerdekaan Indonesia. Jaminan keamanan berusaha dari penguasa kepada pedagang kaki lima ini tidak ditemukan di kota-kota seperti Hanoi, Surigao, Kigali dan Johanesburg.

Published
2020-10-07