Analisis Keterampilan Berbicara Siswa Kelas Sekolah Dasar dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia

Authors

  • Soviana Gita Safitri Universitas Peradaban, Brebes

DOI:

https://doi.org/10.58436/dfkip.v9i2.2462

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berbicara siswa kelas 3B SD Islam Ta’allumul huda Bumiayu, yang tampak dari kurangnya rasa percaya diri, keterbatasan kosakata, ketidaktepatan struktur kalimat, serta intonasi yang belum optimal. Kondisi ini menghambat kemampuan siswa dalam menyampaikan gagasan secara runtut dan jelas. Untuk mengatasi hal tersebut, diterapkan metode storytelling yang memberi kesempatan siswa berlatih berbicara secara terstruktur sekaligus menumbuhkan imajinasi, kreativitas, dan keberanian. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keterampilan berbicara siswa serta menganalisis peran guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia melalui metode storytelling. Pendekatan yang digunakan ialah kualitatif fenomenologis dengan subjek siswa kelas 3B. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode storytelling dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa dalam aspek keberanian, kelancaran, kosakata, struktur kalimat, dan intonasi. Guru berperan sebagai perancang pembelajaran, fasilitator, sekaligus pembimbing yang memberikan dorongan dan umpan balik konstruktif agar siswa lebih percaya diri dan mampu mengembangkan potensi berbicaranya.

Kata Kunci: keterampilan berbicara, storytelling, peran guru, pembelajaran Bahasa Indonesia

Downloads

Published

2025-11-30

How to Cite

Safitri, S. G. (2025). Analisis Keterampilan Berbicara Siswa Kelas Sekolah Dasar dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. Dialektika Jurnal Pendidikan, 9(2), 748–756. https://doi.org/10.58436/dfkip.v9i2.2462