Analisis Berpikir Kreatif Siswa Ditinjau dari Gaya Belajar pada Pembelajaran SBdP di Kelas VI SDN Ciomas
DOI:
https://doi.org/10.58436/dfkip.v9i2.2463Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya belajar siswa, kemampuan berpikir kreatif, serta menganalisis keterkaitan antara keduanya pada mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya di kelas VI SD Negeri Ciomas. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah guru kelas VI dan siswa di kelas tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas VI memiliki gaya belajar yang bervariasi, yaitu visual, auditori, dan kinestetik, lima siswa dengan gaya belajar kinestetik memiliki kemampuan berpikir kreatif yang sangat baik dalam seluruh indikator berpikir kreatif. Sedangkan, empat siswa dengan gaya belajar visual menunjukkan kemampuan cukup baik pada indikator fleksibilitas dan elaborasi, terlihat dari kerapihan dan keteraturan dalam menyusun motif, meskipun kemampuan orisinalitas mereka masih terbatas karena bergantung pada contoh visual. Sementara itu, empat siswa dengan gaya belajar auditori, menunjukkan hasil yang kurang optimal, terutama pada aspek orisinalitas dan kelancaran ide, karena cenderung meniru tanpa melakukan modifikasi atau pengembangan. Hal ini menunjukkan adanya keterkaitan antara gaya belajar dengan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam proses pembelajaran SBdP.
Kata Kunci: Berpikir Kreatif, Gaya Belajar, Seni Budaya dan Prakarya


